Archive for June, 2009

Kejenuhan itu dateng lagi

Posted by ita on June 30th, 2009

Akhir bulan, banyak kerjaan, buat laporan dan akan menerima Gaji tapi malah membuat aku semakin jenuh.tidak semangat lagi

Tumpukan kertas di meja tidak membuatku semangat untuk mengerjakannya………….

Rutinitas yang tidak ada variasinya menambah beban jenuh dan jenuh, jenuhhhh

akses internet ?

Posted by ita on June 27th, 2009

Kira” sduah 1 bulan yang lalu, akses internet di kantor tidak bisa conect lagi. kecuali para petinggi yang masih bisa meng akses jaringan internet di kantor. alhasil waktu itu temen” yang bisa browsing sana sini dengan spontan kaget karene mungkin hanya akses itulah yang bisa menghibur kami di saat kami stree. tapi tidak lagi sekarang..tidak ada hiburan maya dan tidak ada lagi yang browsing” sana sini dengan bebas kecuali para petinggi dan temen” design.

(more…)

Air Mata

Posted by ita on June 17th, 2009

Wanita diberikan air mata untuk mengungkanpan segalanya, dari sedih, seneng dan apapun bisa di ungkapkan dengan air mata… dan pagi ini air mataku kembali mengalir tapi bukan karena mendapat rejeki, atau kebahagiaan tapi mendapatkan jiwa yang sepi…

Kenapa kebahagiaan itu selalu jauh dariĀ  kuuuuuuu….. kenapa mesti orang yang deket dengan aku selalu menyakitiku …

Not Repsonding

Posted by ita on June 17th, 2009

Pagi yang cerah untuk jiwa yang sepi..mungkin kalimat ini cocok untuk keadaanku sekarang, bangun pagi” dengan awan yang cerah tapi jiwaku terasa sepi.

Dari semalem jiwaku sudah sepi, tidak ada yang menemani dan hampa, dengan keadaan fisik yang sangat lelah aku berusaha memejamkan mata agar lelah ini tidak terasa. Jam 12 ku di bangunkan oleh suara yang sangat lirih dan bertanya, apakah km marah ? aku jawab tidak…..aku tidak berbohong emang aku tidak marah, di kecuplan pipiku beberapa kali seperti orang yang sangat sayang dan kangen padaku, akhirnya kami pun terlelap dan tak terasa saat aku bangun kami masih berpelukan.

(more…)

Tidak ada yang Care

Posted by ita on June 16th, 2009

Gak tau napa hari ini aku merasakan lelah lelah dan lelah….setengah hari kerja kepalaku sudang tuing tuing pusinggg… tapi karena merasa punya tanggung jawab aku masih melanjutkan kerja sampai sore, sesekali aku buka forum dan facebook kali aja rasa pusingku bisa ilang, tapi ternyata tidak…justru gak mood aja buka facebook lihat comment” temen.

Malah di tambah dengan beberapa kertas yang semakin menumpuk aja di mejaku yang membuat aku malah tambah pusinggggggggggg……………..satu demi satu Alhamdulilah aku bisa menyelesaikannya, sampek akhirnya sore pun tiba. Ja 5.40 cabut dari kantor ditemani oleh si putih sampeklah aku ke rumah. Tadi siang tak lupa titip pesen ke some one, mas ntar kalau nyampek rumah tolong pijitin kepalaku yah…pusing banget neh.. dengan jawaban yang singkat di bales iya.

Seneng donk yah mau dapet pijitan, tapi harapan itu seakan” cuman sebagai hiasan kata manis yang di ucapkan untuk menyenangkan hatiku…aku tau mungkin dia capek, tapi kok malah pergi, aku gak mungkin hanya mementingkan egoku sendiri..kalau aku di kasih yang enak pasti aku jg ngasih jg enak kan..harus ada timbal baliknya walaupun tidak di harapkan, Apakah sudah tidak ada yang Care ama aku ? Badan sekarang terasa panas, dan rasa nya capek banget….

Mo istirahat dulu aja….Met Malem ALL

Kekerasan itu terjadi lagi

Posted by ita on June 5th, 2009

Vera tidak menduga kalau kekerasan yang terjadi di rumah tangganya akan terjadi lagi, bulan ini dia menerima kekerasan dari suaminya sudah yang ke 2 kali nya, tapi dia tetep berusaha sabar dan masih mau melanjutkan hubungan sebagai suami istri, karena Vera tau Pernikahan itu tidak lah mudah untuk di pisahkan walaupun suaminya sering bilang cerai padanya saat pertengkaran tapi dia tetep ingin memperbaiki dan terus memperbaiki hubungan dengan suaminya.

Dari pacaran dulu sebenarnya dia sudah mengetahui sifat” buruk calon suaminya, tapi dia berfikir lebih baik memperbaiki dari pada memulainya dengan orang baru yang dari no. Dengan tekad yang bulat akhirnya dia menikah dengan Delon. Setelah menikah kekerasan yang di terimanya ternyata tidak berkurang justru sekarang malah semakin menjadi” bahkan jika Vera ada kesahalan dikit pun tangan melayang di tubuh Vera, tapi dia tetep ingin mempertahankan pernikahannya itu.

Aku hanya bisa menangis dan menangis, gak mungkin aku cerita ke orang tuaku atau ke mertuaku..dan gak mungkin juga aku menceritakan hal ini kepada sahabat”ku, aku tidak bisa berbuat apa” lagi selain hanya meratapi nasibku yang semakin buruk.

(more…)