Vera tidak menduga kalau kekerasan yang terjadi di rumah tangganya akan terjadi lagi, bulan ini dia menerima kekerasan dari suaminya sudah yang ke 2 kali nya, tapi dia tetep berusaha sabar dan masih mau melanjutkan hubungan sebagai suami istri, karena Vera tau Pernikahan itu tidak lah mudah untuk di pisahkan walaupun suaminya sering bilang cerai padanya saat pertengkaran tapi dia tetep ingin memperbaiki dan terus memperbaiki hubungan dengan suaminya.
Dari pacaran dulu sebenarnya dia sudah mengetahui sifat” buruk calon suaminya, tapi dia berfikir lebih baik memperbaiki dari pada memulainya dengan orang baru yang dari no. Dengan tekad yang bulat akhirnya dia menikah dengan Delon. Setelah menikah kekerasan yang di terimanya ternyata tidak berkurang justru sekarang malah semakin menjadi” bahkan jika Vera ada kesahalan dikit pun tangan melayang di tubuh Vera, tapi dia tetep ingin mempertahankan pernikahannya itu.
Aku hanya bisa menangis dan menangis, gak mungkin aku cerita ke orang tuaku atau ke mertuaku..dan gak mungkin juga aku menceritakan hal ini kepada sahabat”ku, aku tidak bisa berbuat apa” lagi selain hanya meratapi nasibku yang semakin buruk.
Pagi mas, sapa Vera kepada suaminya saat bangun tidur.. pagi! jawab suaminya dengan ketus..tidak ada obrolagi lagi di antara mereka, tapi Vera tetep menyiapkan makanan pagi untuk suaminya, dia tau itu masih tanggung jawabnya sebagai seorang istri, walaupun tubuhnya memar karen amukan dari suaminya.

April 17th, 2010 at 4:02 pm
cuma bisa bantu do’a, semoga dengan kesabaran mba vera suaminya bisa berubah dan menjadi suami istri yang sakinah mawadah warohmah…amin.