Melali di cobanrondo

Nama cobanrondo emang aneh di telingaku, saat aku di kasih tau mas jay kalau di Ngalam itu ada air terjun yang di berinama cobanrondo, hah kok ada kata rondonya..ternyata cerita kenapa air terjun itu di berinama cobanrondo, konon kabarnya dulu jaman dahulu banget ntah tahun berapa ada sepasang pengantin baru yang baru berumur 30 hari (selapan) pengen jalan” atau main ke air terjun di Ngalan ini, tapi mendapat tentangan dari orang tua karena baru berumur 30 hari setelah nikah blm boleh keluar kata orang tuanya, tapi sepasang pengantin baru ini tetep ngotot pengen keluar dengan jalan apapun. Nah saat perjalanan menuju air terjun itu tiba” dihadang oleh orang yang gak tau itu munculnya dari mana, akhirnya yang menghadang pasangan pentin ini kepincut dengan sang dewi, jadilah pertengkaran di antara mereka memperebutkan sang dewi, akhirnya keduanya gugur. sebelum terjadi perperangan sengit itu sang dewi di sembunyikan dulu di dalam air terjun agar aman. tapi setelah suami gugur dia tetep menunggu dalam air terjun itu, dan katanya gua di bawah air terjun itu menjadi tempat bertapa bagi sang dewi. Wisatawan Cobanrondo terletah di daerah kota Batu (Mbatu,red) agak jauh sih dari hotel, kira” menempuh perjalanan 1 jam lah, tapi pemandangan di sekitar bener” bagus dan masih hijauu..sejuk deh pokoknya

neh hasil pemotretan perjalanan ke cobanrondo

Hafid, jay dan ita hehehhehe (marek teko coban rondo mas jay tepar)

Posted in Catatan-Q | 2 Comments »

2 Responses

  1. Ninik Says:

    Jadi kepengen ke cobanrondo lagi…..Mak ita kari heng ajak2 yo

  2. toni Says:

    ehmm potone mesra banget mbak cuhuiiiii

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.