Facing The Giants

Aha….asyiknya hari ini, bisa nonton film secara gratis bookkk hehehe, harusnya sih semalem tp krn banyak yg ga bisa hadir akhirnya br bs sekarang acara nobarnya. Facing the giants ini menceritakan seseorang yang tidak kenal menyerah, bahkan disaat kehilangan kepercayaan dari sesama teamnya, dia tidak menyerah begitu saja. tetap memohon petunjuk kepada Tuhan untuk kelancarakan hidupnya dan salah satu yang ia minta ada keturunan darinya.

Karena sudah 4 th pernikahan belum di karuniai momongan, hari demi hari bulan demi bulan waktupun terus berganti semua semakin baik, dia kembali di percaya sebagai pelatih fooball dan bisa memberikan inspirasi bagi team”nya untuk lebih semangat lagi. bahkan dia mendapatkan hadiah mobil yang diberikan oleh salah satu muridnya karena rasa terimakasih, telah membuat muridnya itu meminta maaf kepada orang tua dan kembali bersemangat.

Read the rest of this entry »

Posted in Catatan-Q, PSM | No Comments »

Liga Februari

Liga Januari yang di dukung oleh supporter  HO semakin sengit, dan menambah aura positif terhadap penjualan toko, dan menambah semangat para team HO. Makan dari itu pertandingan antar toko kami mula lagi di bulan februari ini. Tapi ada sedikit berbeda dalam kenamaan Liga Februari ini. Kalau di Januari kemarin ada LIGA WARRIOR dan LIGA AMATIR, di musim ini berganti nama menjadi LIGA SUPER WARRIOR dan LIGA BHAYANGKARA. Perbedaan itu tentunya di lihat dari hasil penjualan masing’ toko di bulan Januari.

Read the rest of this entry »

Posted in PSM | No Comments »

Baksos – 14 Februari 2010

14 Februari yang di identikkan dengan perayaan Valentine’s Day bagi kebanyakan pemuda pemudi indonesia bahkan dunia, kali ini aku bergabung dalam kegiatan berbagi kasih bersama forum terbesar di indonesia yaitu Kaskus mengunjungi sodara’ kita yang ada di desa Blandingan, kabupaten songan kintamani.

dsc01263-copy

Didesa itu ada sekitar 100 anak kecil yang sangat memprihatinkan, artinya mereka jauh dari dunia luar seperti kehidupan kota kita di denpasar. Mereka kebanyakan dari anak seoarang petani dan di didik sangat keras oleh keluarganya untuk ikut membantu mencair nafkah. Makanpun sulit, minumpun harus  menadah air hujan. Sangat tragis sekali nasib mereka di bagian pulau bali yang terkenal daerah pariwisata terindah, terbesar di dunia.

dsc01292-copy

Selama 1 th kemarin mereka di bawah komunitas anak alam yang di kelola oleh kak putu (begitu sapaan akrab ketua anak alam), Anak Alam itu merupakan founder yang membantu mereka untuk melihat dunia luar dan meraih impian dan cita’nya. Dari cerita kak putu kemarin, meraka hanya mengerti profesi petani dan guru, karena ke 2 profesi itulah yang mereka lihat setiap harinya.

Karena itu lah hatinya kak putu tergugah untuk membantu mereka sampai harus kehilangan pekerjaannya di jakarta, cowok tinggi agak kurus yang bergelar S2 lulusan UGM itu sangat mulia sekali, dia sekolah tinggi” dan pada akhirnya dia memilih merawat dan membantu anak” itu untuk menjadi orang yang sukses tanpa di gaji.

Bayangkan jaman sekarang, gak banyak orang yang berhati besar seperti kak putu tersebut, boro’ tanpa di gaji, blm naik aja udah pada demo :D

Congrat buat kak putu, engkau lah pahlawan sejati buat mereka…tanpa engkau ada di sisinya, pasti mereka sekarang masih belum bisa melihat kota denpasar, melihat Mall di denpasar bahkan masuk musium. Padahal Bali milikknya tapi mereka masih belum bisa menikmati semua fasilitas yang ada di Bali ini.

Hikmah yang bisa kita ambil dari kegiatan itu adalah, rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena telah di berikan kehidupan yang layak dan berkecukupan.

Posted in Bali, Catatan-Q, PSM | No Comments »

« Previous Entries Next Entries »