Waterfall git-git bersama laros bali

Denpasar, 10 Mei 2009 sekitar pukul 08.00 wita rombongan laros bali menuju seputaran bedugul, meskipun hari itu adalah hari minggu tidak menurunkan semangat kami untuk segera siap dan menyiapkan diri. padahal kalau hari minggu paling males untuk bangun pagi.

Pagi itu, ada 2 APV yang meluncur ke beberapa titik yang sudah di sepakati, mobil pertama yang di kemudikan oleh suamiku meluncur menuju kostannya andhix untuk menjemput, aku, andhix, lenny dan mas lut, dari kostannya andik meluncur ke area nusa kambangan untuk mengambil komsunsi sekalian di sana menunggu mas jack, mbak kiki dan mas FAM Edogawa. Sedangkan mobil yang di kendarai mas syam dari bukit langsung ke nusa dua untuk menejemput mbak ike, lalu ke arah central parkir di sana ada mbak yuli dan mbak tryas, bertolak dari central parkit langsung ke arah imam bonjol menjemput mas bowo dan ryu adi.

Jalan berkelok menelusui perbukitan yang kira tingginya mencapai 1400 M di atas permukaan laut, walaupun perut ini terasa agak mual tapi semua terobati dengan pemandangan di sekitar yang terbentang luas ada danau beratan dan danau buyan….monyet’pun seakan” menyambut kedatangan laros bali untuk mengunjungi daerah sekitarnya. Gelak tawa mengiri perjalan kami…..sambil menggoda si lencil dan kakandanya saling bermesraan….hahahahha kasihan deh mas Fam dan mas Lut..hanya untuk obat nyamuk aja…kekekekekekkek

Akhirnya sekitar jam 10 sampailah kami di parkiran WaterFall Git-Git. untuk sampai ke air terjun kami harus berjalan sekitar 500 m dan itupun harus menurutii ribuan tangga. Subhanallah…Indah sekali pemandangan di depan kami, air terjun yang bergemuruh membuat kami tak bisa menahan untuk segera mangabadikan tempat itu sebagai kenang”an.

Air terjun sungguh membuat kami Fun yang tidak bisa terkalahkan, sampai” mbak kiki, mas jack dan mas syam tak kuasa untuk menahan diri pengen segera menceburkan badannya ke air yang dingin itu. Setelah paus mereguk segarnya udara pegunungan, merasakan air dingin sampek basah”an rombongan meninggalkan air terjun dengan manapaki tangga yang lumayan tinggi….hhahhhh lelah juga ternyata, dikit” aku berhenti karena gak kuat kalau harus jalan terus, sambil menenggak air minum di tangan.

Huhhhhhhhhhh………
Akhirnya sampai atas di parkiran juga, rasa capek seakan hilang, hanya sedikit perut yang lagi kemrengseng. Jarum jam sudah tepat 12 an.
Mbok yulie udah ga tahan lage, akhirnya bontrotan sego kuningpun di bongkar di parkiran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *