Warning: array_filter() expects parameter 1 to be array, boolean given in /home/itawidya/public_html/wp-content/themes/capture/functions.php on line 234
Loading...
X

9 Kiat Hindari Perceraian

Hidup bertumah tangga akhir hayat, bahagia dan memiliki keturunan merupakan dambaan setiap pasangan yang menikah. Tidak ada pasangan yang menginginkan perceraian dalam rumah tangga mereka.

Biar tidak seperti selebritis yang kawin cerai neh kiat” untuk mempertahankan rumahtangga :

 1. Komunikasi Dua Arah –> Biasanya anda dan pasangan berkomunikasi, baik ketika berada di rumah maupun ketika sedang berjauhan. Jika ada masalah, sebaiknya dibicarakan ketika anda atau pasangan sedang santai. Ketidakharmonisan rumah tangga biasanya berawal dari tidak adanya komunikasi dua arah antar suami dan istri. Masing-masing saling menyimpan masalah sehingga mereka seolah berjalan sendiri-sendiri meski berada dalam satu atap.

2. Keterbukaan Masalah Seks –> Masalah seks ternyata juga menjadi penyebab perceraian. Mungkin orang sering lupa bahwa fungsi hubungan seksual selain prokreasi yakni untuk mendapatkan keturunan, juga untuk rekreasi atau kesenangan, dan ekspresi cinta. Padahal banyak pasangan mengakui, melakukan hubungan seksual dapat menghilangkan ketegangan setelah seharian bekerja. Bahkan, agar tidak terjadi kebosanan, tak ada salahnya melakukan hubungan seks selain di tempat tidur. Anda bisa melakukannya di dapur, ruang tamu, bahkan di garasi. Namun perlu di ingat, apa yang anda inginkan dalam berhubungan seks harus dikomunikasikan dengan pasangan anda. demikian pula sebaliknya.

Read More

3. Menerima Apa Adanya –> Ketika seorang pria dan wanita sudah sekamar dan sedapur, masing” akan tampak sifat aslinya. Rayuan gombal tidak muncul lagi seperti saat pacara. Yang ada hanyalah dua orang yang harus saling menyesuaikan diri. Di sinilah kehidupan perkawainan yang sesungguhnya. Anda dan pasangan belajar mengenali perbedaan masing-masing. Beberapa hal yang umumnya mernjadi batu sandungan dalam hubungan suami istri, adalah perbedaan persepsi, wawasan, dan nilai. Termasuk di dalamnya perbedaan agama, latas belakang budaya, dan kerpibadian. Namun, perbedaan itu sebenanrya bisa diatasi kalau saja mau saling berusaha memahami dan berintropkesi diri. Kebanyakan pasutri yang berhasil menciptakan keharmonisan hingga masa tua adalah mereka yang berhasil membangun kebersamaan. Kebersamaan baru tercipta bila pasangan berhasil menumbuhkan semangat berkorban, tidak egoistis, dan memiliki rasa saling pengertian

4. Jangan Biasakan Berbohong –>Pernahkah pasangan anda bertanya secara detail jika anda masih sibuk meeting hingga malam dengan klien bisnisnya yang ternyata cantik atau ganteng, pintar dan berpenampilan menarik ? Nah, biasanya agar pasangan anda tidak terlalu banyak bertanya dan anda enggan jika nantinya akan muncul pertengkaran, anda malah berbohong. Anda juistru mengatakan hal yang berbeda dengan alasan untuk kebaikan. Perlu anda ketahui bahwa hal ini termasuk dalam kebohongan yang bisa jadi akan berlanjut hingga anda dan pasangan akan hidup berumah tangga dalam kebohongan. Agar semua itut tidak terjadi, utarakan dengan sikap tenang bahwa apa yang anda lakukan adalah hanya urusan pekerjaan.

5. Jangan Cemburu Berlebihan –> Banyak yang mengatakan bahwa cemburu adalah bumbu dalam hubungan rumah tangga, Oke, itu sah-sah saja! tapi bukan berarti anda atau pasangan bisa cemburu buta. Bukan barang baru bahwa banyak perselisihan terjadi gara-gara rasa cemburur, yang lebih sering berakar dari salah tafsir dan kurangnya keterbukaan. Misalnya saja, pada suatu ketika karena tuntutan pekerjaan, suami harus mengajak sekretarisnya keluar kota. Sang istri yang hanya mendengar cerita setengah-setengah dari orang yang lain, bisa dengan gampang menuduh suaminya selingkuh. Padahal kalau aja istrinya mau bertanya dan suami mau terbuka, atau sebelumnya memperkenalkan sekretarisnya pada sang istri, masalahnya bisa jadi lain.

6. Hindari Selingkuh –> Perselingkuhan umumnya terjadi karena masing-masing tidak mau saling terbuka atau mendengarkan apa yang dikeluhkan pasangannya. Contohnya, sang suami merasa jengkel karena setiap kali pulang, istrinya tidak di rumah. Tapi keluhannya itu tidak di sampaikan, atau sudah di utarakan namun tidak dindengarkan, atau istri tidak mau mengubah kebiasaannya. Perselingkuhan juga bisa terjadi karena pasangan kesepian, jarang merasakan kepuasan seksual atau godaan dari luar seperti tempat hiburan bernuansa erotis, wanita perayu dan lain. Untuk menyelesaikan percekcokan ataupun perselungkuhan, yang harus dilakukan pertama adalah mencari akar permasalahannya, kemudian diusahakan untuk dihindari atau dsingkirkan.

7. Cari Orang Ketiga Sebagai Penengah –> Jika ternyata timbur permasalahan dan percekcokan antar anda dan pasangan, carilah orang ketiga sebagai pengengah. Orang tersebut bisa bermuka agama seperti Kyai atau pendete, serta tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan bijak dan psikolog. Cara ini lebih baik ketimbang anda berkeluh kesah dengan tetangg, saudara atau teman kantor anda.

8. Tetaplah Mesra –> Agar hubungan anda dan pasangan tetep mesra, buanglah pula jauh-jauh persepsi bahwa kemesraan hanya pantas dilakukan selagi masih berpacaran. Pada dasarnya, kemesraan itu hak setiap insan, tanpa pandang usia maupun status.

9. Pasrahkan Kepada Yang diAtasn –> Terkadang, emosi muncul berlebihan ketika permasalahan anda dan pasangan menguak ke permukaan. Berdoa dan pasrahkan diri kepada Yang Maha Pencipta merupakan cara jitu agar emosi bisa di redamkan dan permasalahan bisa segera diselesaikan secara baik-baik…

Sumber weddingku.com

 

2 observations on “9 Kiat Hindari Perceraian

Leave Your Observation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>